How's Life?

 


Hai?

Bagaimana hidup?

Hidup masih berjalan seperti biasa. Bangun pagi untuk mengejar mimpi, hingga malam tiba di penghujung hari. Terus seperti itu, berputar-putar untuk mengulang rutinitas yang sama. Katanya dalam hidup, kita harus punya hal-hal yang paling ditunggu. Sesederhana menunggu jam pulang kantor untuk menyeduh segelas cokelat hangat. Kalau tidak, hidup akan terasa membosankan dan berlalu begitu saja.

Tapi, apakah boleh menunggu suatu hal yang kita sendiri tidak bisa memastikan apakah itu bisa terjadi atau tidak. Seperti aku yang menantikan pertemuan kita. Berharap masih bisa bertemu denganmu untuk berbincang kecil, menatap ombak pantai, atau sekadar duduk berdua dalam keheningan.

Rasanya berat jika harus kehilangan sesuatu yang sudah melekat dalam hidup. Sulit untuk beradaptasi dengan tidak adanya kehadiran seseorang yang sudah menjadi bagian dari perjalanan. Seperti dipaksa untuk memulai cerita baru saat cerita lama masih diputar. 

Apakah ini tentang manusia yang tidak bisa memilih siapa saja orang-orang yang akan dipertemukan dalam hidup? Ketika esok kita berjumpa dengan orang baru, namun kita harus kehilangan beberapa orang di masa lalu.

Hidup selalu membawa manusia pada cerita saling mengenal, bertemu dengan orang-orang baru untuk melengkapi kisah perjalanan kehidupan. Kita tidak bisa berdiam diri di satu titik selamanya, hidup akan selalu membawa kita pada hal baru, tanpa bertanya apakah kita sudah siap meninggalkan kisah lama atau ingin tetap tinggal untuk sekadar merayakan perpisahan.

Untukmu, ceritaku yang belum sepenuhnya utuh.

Senang bisa bertemu denganmu di tengah-tengah kehidupan yang ramai ini. Senang ketika aku sadar bahwa Tuhan mengizinkan kita untuk saling berbagi. 

Jaga mimpi-mimpimu tetap menyala. Arungi kehidupanmu dengan penuh berani. Nanti kita berjumpa lagi, menyelesaikan cerita hari ini.   

Komentar

Postingan Populer