SENI SASTRA PUISI
MENGABADIKAN NAMAMU
Tampaknya semesta riuh karena rindu
Isi kepala berulang kali menyebut namamu
Pilu menderu tatkala kau tak lagi di sisiku
Tentang kita; hanya terkenang di album biru
Izinkan aku untuk mengenang dama yang dulu
Mengabadikan namamu dalam bait-bait puisi
Biarkan kisah terkenang dalam goresan tintaku
Sampai usang berdebu, memori kita 'kan abadi
Dalam wajah ini untaian diksi menari-nari
Mencari celah 'tuk menunjukkan berjuta namamu di sini
Sampai semesta menyampaikan pesannya
Bahwa aku; memorimu yang tak akan pernah sirna



Komentar
Posting Komentar