BELAJAR DARI KISAH SANG PEMIMPI PERAIH ASA


Ini kisah sang pemimpi peraih asa. Seseorang yang tak pernah puas akan satu mimpi. Seseorang yang melangitkan banyak doa. Menggantungkan mimpi-mimpinya di bintang tertinggi. Bukan hanya mimpi belaka, tapi dirinya juga senantiasa membidik harap, agar dapat didekap.

Suatu hari, saat dirinya tengah asyik membaca buku, ia menemukan sebuah kalimat dengan seribu makna. Kalimat itu berbunyi, “Apabila Anda berpikir kalah, maka akan kalah. Apabila Anda berpikir tidak berani, maka tidak akan berani. Apabila Anda ingin menang tapi tidak merasa yakin, boleh dikatakan Anda tidak akan menang. Karena di dunia ini kita temukan sukses dimulai dari segalanya dalam pikiran" _Napoleon Hill

Kalimat yang luar biasa! Mampu mengubah sudut pandangnya akan luasnya dunia. Jadi, tetaplah berpikiran positif tentang hal-hal yang akan terjadi. Niscaya, hal-hal baik pun akan terjadi.

Sebagai manusia biasa, sang pemimpi kerap kali dihadang gemuruh riuh yang membuatnya merasakan ketakutan yang berlebih. Namun sekarang tidak lagi. Sang pemimpi perlahan memahami apa itu arti dari pemikiran. Bagaimana pemikiran membawa kita pada perubahan yang semestinya. Untuk menuju perubahan hebat, kita butuh pemikiran yang kuat.

“Untuk tidak gagal lagi, kita harus gagal dulu” _Herawati

Sang pemimpi berkali-kali dipatahkan, namun dirinya berhasil bangkit. Karena jatuh membuatnya sangat tangguh. Langkahnya sempat terhenti namun sang pemimpi berhasil melangkah kembali. Bak purnama, dirinya memancarkan benderang. Katanya, percaya diri itu perlu. Percaya diri itu harus. Karena dengan percaya diri, kita akan senantiasa mengasah kemampuan tanpa harus takut gagal. Kamu bisa, hanya saja kamu takut mencoba. Apa solusinya? Jadi kita harus belajar meyakinkan diri. Saat kita sudah yakin akan diri sendiri, percaya diri akan muncul dengan sendirinya.

Jadi jangan pernah ragu. Gagal karena mencoba itu lebih baik daripada berdiam diri tanpa merasa gagal. Karena dari gagal, kita belajar untuk kembali berjuang.

Kembali lagi pada kisah sang pemimpi. Sang pemimpi tak pernah bosan membidik doa yang di semoga kan, doa yang diiringi dengan tawakal dan perjuangan. Dirinya bergegas meraih mimpi di bintang tertinggi. Memang tidak mudah jalan yang dilewati. Curam, terjal, penuh bebatuan, tapi dengan kesabaran semuanya dapat ditaklukkan. Jatuh bangun proses perjuangan yang menguras tenaga dan pikiran tak ia hiraukan. Karena selagi ada doa, sang pemimpi percaya bahwa Allah SWT akan senantiasa menunjukkan jalan-Nya.

Hingga suatu hari, sang pemimpi kembali dengan mimpi-mimpi yang tergenggam erat. Kala itu lebar senyumnya. Mendekap setiap asa yang didamba. Semuanya berkat doa dan usaha. Akhir kisah, sang pemimpi menuai bahagia bersama orang-orang tersayangnya.


Oleh: Uli Fania Damayanti


Komentar

Postingan Populer